Jumat, 01 Maret 2013

Kota Blitar atau Bali Tartar.

Selamat pagi sobat,

Pagi yang sangat cerah bukan?.
Sekarang saya akan sedikit berbagi tentang sejarah atau asal mula dari kota yang bernama "BLITAR",
Apa yang sobat ingat jika disebut kata blitar?.
Bung Karno, Anas urbaningrum, atau makanan khasnya melinjo?.. Yup, di semua itu memang dari Blitar.

Saya akan menceritakan sejarah kota blitar ini dari abad ke 15 dahulu.
Pada saat itu daerah yang sekarang bernama blitar hanyalah hutan yang sangat luas. Kondisi tersebut dimanfaatkan sebagai tempat persembunyian penyamun tartar. Ada yang bilang kalau para penyamun itu adalah sisa dari pasukan tartar saat berperang dengan majapahit dahulu. Tentunya hal itu sangat mengganggu kedaulatan dari kerajaan majapahit. Sehingga sang raja pun menyuruh Nilasuwarna(Gusti Sudomo) untuk menumpas pasukan pengacau tersebut. Alkisah Nilasuwarna pun berhasil. Sebagai imbalan,
Nilasuwarna mendapatkan hadiah untuk mengelola hutan tersebut. Nilasuwarna juga mendapatkan gelar Adipati Ariyo Blitar I sebagai penguasa di daerah tsb.

Oleh Nilasuwarna (Adipati Ariyo Blitar I), kawasan hutan tersebut di babat dan dijadikan tempat yang layak di huni. Dan tempat tersebut diberi nama Balitar (Bali Tartar). Bali=kembali /pulang dan Tartar: pasukan Tartar. Nama itu merupakan tanda atas keberhasilannya menaklukkan pasukan tartar di hutan itu. Lama Kelamaan kata Balitar berubah menjadi Blitar.

Selain cerita diatas, ada juga yang mengatakan bahwa kata Blitar diambil dari nama gelar penguasa daerah tersebut..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar